Isi angin ban dengan nitrogen

Body: 

Nitrogen partikelnya memiliki tingkat kerapatan yang besar, sehingga tingkat memuai dan menyusutnya sangat kecil jika dibandingkan udara biasa, hal ini tentu saja sangat baik, karena tekanan ban akan lebih stabil.
Sebagai contoh range penyusutan pada ban yang diisi angin biasa bisa terjadi hingga 3 – 5 psi. Sedangkan jika diisi nitrogen hanya akan berkisar 1 – 2 psi saja.
Tips memeriksa dan mengisi angin yang baik adalah pada saat ban dalam keadaan dingin, misalnya pada pagi hari sebelum jalan, jika terjadi kekurangan angin sebelum jalan cukup jauh, sebaiknya langsung diisi dan disesuaikan. Karena kalau sudah jalan jauh … Suhu ban menjadi lebih panas dan tekanan akan naik pada 3-5 psi, sehingga berkesan sudah normal. Padahal ban sebenarnya kurang angin. Jadi kalo diistilah ban,tekanan pada ban yang bersuhu panas adalah semu.
Saran saya lebih baik diisi nitrogen, apalagi kalo agak jarang melakukan pengecekan tekanan angin. Seandainya sudah diisi nitrogen, kemudian tiba2 memerlukan
tambahan angin, padahal disekitarnya tidak ada nitrogen, ditambah angin biasa juga tidak masalah, karena pada dasarnya udara yang diisi kan juga mengandung 80 persen nitrogen sisanya partikel lain seperti argon, dsb.

By nTe Christine Gunadi

Add new comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.