Mitos Seputar Mesin CRD ( Common Rail Diesel )

Body: 

Berikut mitos2 seputar mesin CRD

Myth 1 : Jika Injector CRD rusak akibat solar busuk maka harga Injector bisa berjut – jut.

Answer : Injector CRD bisa diganti nozzle-nya dan harga Nozzle per buahnya sekitar 500 – 750 rb.

Myth 2 : Pompa injeksi CRD rentan rusak akibat solar jelek en harganya selangit, bisa belasan / puluhan juta

Answer : Bagian pompa injeksi CRD yg umumnya mengalami pelemahan / bisa rusak adalah SCV aka Suction Control Valve. (Inipun setelah amat sgt lama sekali) Harga parts SCV adalah sekitar 1,4 jt – hampir 2 juta / buah (hanya butuh 1 biji), atau mungkin saat ini SCV std type pendek bisa didapat di bawah 1,4 jt ? (Yg hampir 2 jt yg type Long, lebih durable) Bagian lain Pompa injeksi yg mungkin akan rusak seiring jalannya waktu adalah Seal, dan Seal ini harganya sekitar 500 rebuan. Komponen inti pompa injeksi spt Cam dan Piston itu konon sangat awet sekali.

Myth 3 : Kalo Diesel sistem CRD sudah pasti rentan solar busuk

Answer : Sistem CRD tiap mobil memiliki tekanan maksimum yang berbeda – beda. CRD dengan tekanan rendah lebih toleran thd kualitas BBM. Pada dasarnya semua sistem injeksi Diesel (termasuk mekanikal-pun) sgt disarankan utk menggunakan BBM berkualitas.

Myth 4 : Sistem CRD gak boleh minum solar sulphur tinggi

Answer : Solar suphur tinggi adalah musuh sistem Emission Devices-nya, bukan musuh sistem injeksi CRD-nya Krn mesin2 CRD lahir di era dimana EGR (Exhaust Gas Recirc) dan Cat Conv adalah wajib diterapkan seiring mandatory Euro 2 ke atas. Boleh minum solar sulphur agak tinggi asal solar tsb memiliki kandungan additive detergent yg sgt mencukupi / ditambah additive. Di Thailand perbaikan sistem Common Rail konon udah sgt umum, parts pritilan konon mudah ditemui. Sayang di Indonesia masih banyak bengkel Diesel yg udah lama esksis hingga hari ini masih belum bisa melayani servis sistem CRD. Justru sebagian yg mulai merintis utk menjalani perbaikan sistem CRD adalah pemain2 baru yg mungkin dulunya Speed shop / bukan yg dulunya bergerak di bidang reparasi Diesel serta bengkel2 spesialis Diesel yang ownernya “Ber-Visi jauh ke depan”. Dengan berjalannya waktu dan CRD menjadi sistem yg umum digunakan oleh pabrikan otomotif / alat berat / mesin kapal / GenSet besar dan semakin ditinggalkannya mekanisme injeksi konvensional maka bengkel2 Diesel yg tidak mau belajar tentang Common Rail siap2-lah TerGilas oleh Zaman. Trend CRD Diesel berkembang ibarat trend sistem injeksi pada mesin bensin.

Just IMO dan CMIIW

post by Andy S

Add new comment

Filtered HTML

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <cite> <blockquote> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

Plain text

  • No HTML tags allowed.
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.